THE PLAGUES BEFORE AND AFTER THE CLOSE OF HUMAN PROBATION
Oke, jadi kita punya pelajaran pada hari Sabat ini berjudul The Plagues Before and After. Nah, nanti akan dijelaskan apa artinya sebelum dan setelah. Dan sebelum dan setelah ini berbicara tentang dia punya plagues atau tulah atau malapetaka. Oke.
Jadi kita mulai dengan kita punya slide pertama di Daniel 121 kita tahu shall Michael stand up. Artinya belum tapi akan. Kita tahu Michael adalah Tuhan Yesus. Itulah nama Tuhan Yesus sebelum menjelmah sebagai manusia. Michael stand up. Dia berdiri. Akhirnya sebelum itu dia duduk atau duduk melambangkan pekerjaannya sebagai imam besar di sanctuary di surga. Artinya waktu Michael berdiri, pekerjaan sebagai imam besar atau sebagai [1:00] perantara antara orang berdosa dengan Bapa selesai atau rencana keselamatan selesai. Dan di saat dia berdiri, manusia di dunia akan memasuki masa yang kita kenal sebagai masa kesukaran atau kesesakan atau a time of trouble. Oke, jadi a time of trouble ini atau the time of trouble ini mulainya di saat Michael stand up atau pekerjaan Tuhan Yesus sebagai imam besar atau perantara itu selesai di sanctuary surga. Oke.
Di great controversy dikatakan waktu Kristus menyelesaikan pekerjaannya atau sudah selesai pekerjaannya di sanctuary sebagai perantara kita tau tadi dikatakan time of trouble. Tapi di sini katakan mulailah berjatuhan plagues atau tulah atau malapetaka malapetaka sebagaimana pernah terjadi di Mesir dulu. [2:00] Dan dikatakan malapetaka-malapetaka ini more terrible and extensive judgements. Artinya lebih parah dan lebih luas dia punya effect di dunia plagues ini. Nah, kata more ini artinya ada saatnya ada judgement yang tidak se-terrible dan enggak se-ekstensive karena more itu membandingkan lebih dan sebelum lebih. Artinya sebelum Tuhan Yesus bangkit berdiri ada terrible dan extensive judgements. Tetapi di saat Kristus berdiri, pekerjaannya selesai di bilik maha kudus, tetap masih ada terrible dan extensive judment. Bedanya more terrible dengan more extensive judgment-nya. Artinya trouble-nya sudah ada sebelum Michael stand up. Bedanya tidak [3:00] separah troublenya dan tidak se-ekstensive trouble-nya dibandingkan dengan setelah dia bangkit berdiri.
Kita lihat lanjutnya. Oke, ini ya. Jadi ini graph ini katakan intensitasnya dan jangka waktunya.
Kita lihat intensitasnya sebelum Michael stand up. Terrible. and extensive judgments dia punya plagues. Oke.
Dan setelah Michael stand up masih terrible dengan extensive. Bedanya more terrible dan more extensive dia punya judgments. Artinya inilah dia punya plagues sebelum tutup pintu dan setelah tutup pintu. Artinya plagues-nya sudah berjatuhan sebelum tutup pintu. Bukan hanya setelah tutup pintu jatuhnya.
Bedanya intensitasnya. Intensitasnya beda tapi sama-sama dia punya plagues. Oke. Dan ini dikatakan the seven [4:00] last plagues. Oke. Seven last plagues. Nah, apa artinya seven last plagues? Nah, tidak bisa ada last kalau enggak ada first. Tidak bisa ada terakhir kalau enggak ada yang awal. Artinya ada first plagues dan ada last plagues. Walaupun kita tidak tahu first plagues-nya jumlahnya berapa, tapi kita tahu last plagues-nya jumlahnya tujuh. Dan itu sebabnya namanya seven last plagues. Dia tidak bilang seven plagues, dia bilang seven last plagues. Artinya di sebelah sini ada plagues yang kita enggak tahu jumlahnya berapa. Dan di sini juga ada plagues, tapi jumlahnya tujuh dan jauh lebih parah plagues-nya di sini dibandingkan waktu di sini. Oke, ini dia. [5:00] Ini namanya first plagues.
Oke, kita baca di early writings. Dikatakan mustahil untuk plagues-plagues ini dicurahkan sementara Tuhan Yesus masih bekerja di sanctuary surga. Nah, sekarang saya tanya ya, mustahil bagi plagues yang mana untuk dicurahkan sementara dia masih di bilik maha kudus? Ini jawabannya.
Mustahil untuk seven last ples dicurahkan kalau Tuhan Yesus masih bekerja di sanctuary di surga. Artinya kutipan itu tidak bilang mustahil untuk plagues ini dicurahkan. Yang di bilang mustahil untuk plagues ini dicurahkan. Karena ini mustahil sementara Kristus masih bekerja di sanctuary. Dan waktu Kristus di sanctuary, walaupun ini mustahil dicurahkan, tapi the first plagues sudah dicurahkan.
Oke, kita [6:00] lanjut kutipannya. Jadi dikatakan, "Tetapi waktu pekerjaannya sudah selesai, dia punya pekerjaan sebagai perantara sudah selesai, tidak ada lagi yang menahan murka Tuhan." Dan murka Tuhan itu dicurahkan dan sasarannya adalah orang-orang yang di dahi mereka tidak kedapatan meterai Tuhan atau orang-orang yang masih berdosa. Oke, ini dia artinya dia punya bahasa di early writings adalah mrs. white menggunakan kata the plagues ini setelah tutup pintu dan kata lainnya adalah the wath of God adalah plagues dan itu adalah bagian daripada seven last plagues. Dan bahasa plagues dengan the wrath of God ini tidak berlaku sebelum Kristus mengakhiri pekerjaannya di sanctuary di surga. Oke. Oke. Kita lihat lanjut lagi.
Oke. Ini dia kan. Jadi mustahil untuk yang setelah tutup pintu dicurahkan sebelum tutup pintu. [7:00] Right. Dan kita tahu ini namanya seven last plagues. Kita pun baru lihat bahwa itu namanya the wrath of God. Dan itu setelah Tuhan Yesus bangkit berdiri.
Sekarang mari kita lihat apa yang terjadi sebelum Michael stand up. Tentu saja tidak akan dicurahkan the wrath of God atau the seven last plagues walaupun sudah tumpah plagues walaupun bukan seven last plagues.
Oke, di Matius 24 kita mulai ayat 6. Di ayat 6 dikatakan dan akan ada perang dan desas-desus perang. Nah, apakah kita sedang lihat itu sekarang? Perang dan desas-desus perang kan yang ngetop sekarang adalah Iran dan sebelumnya adalah Ukraine, kan? Tetapi waktu kamu melihat itu the end belum selesai. The end belum tiba.
Nah, apa the end? Di sini [8:00] dikatakan the end adalah tutup pintu. The end lah Daniel 12:1. The end adalah akhir daripada kesempatan manusia untuk diselamatkan. The end adalah Michael stand up. Artinya ini adalah peristiwa-peristiwa sebelum tutup pintu. Jadi perang dan desas-desus perang. Oke. Tetapi belum tutup pintu. Lalu bangsa lawan bangsa, kerajaan lawan kerajaan. Oke. Dan akan ada masa kelaparan. Nah, masa kelaparan itu plagues. Akan ada wabah, itu plagues. Akan ada earthquake di seven last plagues salah satunya adalah earthquake, tapi ini bukan bagian daripada seven last plagues. Oke, bukan. Artinya ini adalah plagues sebelum Michael stand up. Lalu dikatakan semua ini adalah awal daripada sorrow, kata lain sorrows adalah trouble. Artinya Time of Trouble [9:00] sudah mulai sebelum Daniel 12:1. Bedanya intensitasnya tidak sebagaimana intensitas setelah Michael stand up, tetapi sudah masuk time of trouble. Ini dia. Famine, pestilences, earthquakes. Inilah awal daripada troubles. Dan barang siapa yang bertahan sampai tutup pintu, dialah yang akan diselamatkan. Artinya akan ada orang-orang yang akan hilang di saat kita lihat plagues sebelum seven last plagues. Karena hanya yang bertahan sampai tutup pintulah yang akan diselamatkan. Jadi banyak orang akan hilang di masa plagues sebelum Michael stand up. Lalu dikatakan dan Injil ini akan dikabarkan ke seluruh dunia sebagai saksi. Barulah the end of probation. Barulah Michael stand up. Tadinya Injil harus dikabarkan supaya semua orang ada kesempatan untuk mengambil [10:00] keputusan untuk memilih kebenaran atau memilih kesalahan. Baru Michael stand up baru Seven Last plagues. Tetapi enggak perlu Seven Last Plagues untuk hilang karena sebelum itu orang-orang enggak endure. Endure artinya apa? Enggak mempertahankan. Artinya untuk orang-orang yang mempertahankan selamat. Artinya orang-orang yang percaya tapi tidak mempertahankan hilang. Artinya banyak orang yang walaupun mengaku sebagai pengikut Kristus akan hilang di masa krisis plagues ini karena iman mereka tidak bisa bertahan waktu mereka melewati masa krisis ini.
Artinya tidak usah tunggu sampai seven last plagues karena sebelum itu bisa kita dihanyutkan.
Oke, sekarang kita lihat lagi ya. Jadi kita tahu ini adalah plagues [11:00] sebelum tutup pintu dan inilah plages setelah tutup pintu yang namanya the seven last plagues atau murka Tuhan. Dan ini lebih parah. Kita akan lihat dan mengerti nanti kenapa lebih parah nanti. Dan mari kita lihat dia punya peristiwa di dua bagian ini.
Di pertama ini kita lihat tadi ada perang-perang dan desas-desus perang. Lalu akan kita lihat bangsa lawan bangsa dan kerajaan lawan kerajaan. Oke, ini yang terjadi sekarang. dan akan ada masa kelaparan. Kelaparan itu apa? Krisis ekonomi. Krisis ekonomi ada hubungan dengan apa? Ada hubungan dengan minyak. Minyak ada hubungan dengan apa? Minyak ada hubungan dengan Timur Tengah. Timur Tengah yang ada minyak ada hubungan dengan apa? Straight of hormus. Straight of hormus ada hubungan dengan apa? Amerika serang Iran. Enggak lama lagi ada famine. Oke. Lalu pestilences atau wabah, penyakit. Oke. [12:00] Dan ada earthquake. Inilah dia punya plagues. Bagian daripada plagues. Dan akan kita lihat lebih banyak lagi nanti yang terjadi sekarang. Apakah kita sudah lihat ini sekarang? Dan tambah lama tambah parah. Dan kalau kita lihat sekarang dan sudah mengerikan apalagi kalau dia nanti more terrible and more extensive. Kalau sekarang sudah ketakutan, bagaimana mau lewat nanti? Ketakutan itu adalah untuk mengungkapkan ada iman atau enggak. Cuma mau kasih ingat. Oke.
Dan di masa ini kita tahu adalah masa di mana Injil dikabarkan. Dan Injil inilah setelah dikabarkan ke seluruh dunia barulah tutup pintu. Dan sementara Injil dikabarkan ada plagUes. Ada plagues. Tapi plagues ini tidak membatalkan Injil itu karena Injil harus dikabarkan. Oke. Barulah tiba apa? The end. Oke.
[13:00] Oke. Kita lanjut ya. Di buku Early Writings halaman 33 kita bandingkan dengan halaman 85. Mrs.White mengatakan, "Saya melihat Tuhan ada domba-dombanya yang tidak melihat karena mereka belum melihat hari Sabat, kebenaran hari Sabat dan tentu saja belum memeliharanya karena mereka belum mendapatkan terang yang mereka butuhkan untuk mengambil keputusan. Oleh sebab itu mereka tidak bisa dikatakan telah menolak rang itu dan pada saat awal daripada the time of trouble. Nah, kalau dibicara time of trouble, kita harus cari tahu ini time of trouble ini sebelum 12:1 Michael stand up atau setelah kan. Dan ini bicaranya sebelum 12:1.
Kenapa? Karena sebelum 12:1 Injil masih dikabarkan sebelum the end kan dan Injil dikabarkan kepada orang-orang yang belum mengerti tentang hari Sabat. Artinya masa [14:00] sebelum the end Miss White katakan adalah masa time of trouble. Oke. Jadi time of trouble itu bukan hanya mulainya di 12:1 tapi sudah mulai sebelum Daniel 12:1.
Jadi kita kembali lagi dikatakan dan pada awal daripada time of travel umat Tuhan dipenuhi Roh Kudus loud cry dan menggabarkan the Sabbath more fully. Lalu Mrs. White memberikan komentar mengenai tulisannya dikatakan mulainya time of trouble di sini enggak berbicara tentang waktu plagues mulai dicurahkan, tetapi bicara tentang time of trouble di mana plagues; seven last plakes belum dicurahkan.
Nah, di sini kita bisa lihat bahwa masa sebelum Michael Standup namanya Time of trouble. Sementara setelah Michael Standup namanya juga Time of Trouble. Daniel 12:1. Artinya time of trouble-nya sudah mulai di sini sebelum the end dan berlangsung sampai [15:00] di sini dan berakhir waktu Tuhan datang. Itu namanya time of trouble. Ada dua jangka waktu yang berbeda. Oke.
Oke, kita lanjut. Jadi ini kita lihat tadi kan ada wars and rumors of wars. Ini time of trouble, earthquakes. Dan di sini adalah the commencement of the time trouble. Mulai masa time of trouble sebelum the end. Di sini saya taruh di sini ya untuk sekarang.
Lalu di sini apa? Umat Tuhan menggabarkan Injil. Matius 24 ayat 14 atau pekabarannya specifically, bicara tentang Sabbath more fully. Oke, inilah dia punya peristiwa-peristiwa yang sedang dan akan terjadi sebelum Michael stand up, sebelum dunia masuk masa seven last plagues.
Mari kita lihat the first plages yang kita tahu tadi terjadinya sebelum [16:00] Daniel 12:1. the first plagues ya bukan the seven last plagues tapi the first plagues.
Nah Wahyu 14 ayat 8 dikatakan Babylon is fallen, is fallen nah kalau Babylon is fallen arinya dia sudah fall karena ini is. Jadi di saat pekabaran ini dikabarkan, Babylon fall. Enggak bisa dikatakan Babylon is fallen sebelum dia fallen. Babylon is fallen hanya bisa dikabarkan waktu dia fall. Nah, pertanyaannya di Wahyu 148, kapan Babylon fall dan siapa Babylon? Oke, siapa Babylon?
Baik, lanjut. Di Great controversy halaman 389 dikatakan pekabaran malaikat kedua di Wahyu 14 yang pertama kali dikabarkan di bulan atau di musim summer 1844 berlakunya specifically kepada gereja-gereja di Amerika Serikat. Tetapi pekabaran malaikat [17:00] kedua tidak atau belum mencapai penggenapannya yang sempurna pada tahun 1844 itu. Artinya belum sempurna tapi sudah dikabarkan malaikat kedua. Artinya Babylon sudah jatuh. Boleh dikatakan jatuhnya belum komplit. Karena kalau dikabarkan Babylon is fallen sementara pekabaran itu belum komplit. Mengatakan jatuhnya Babylon. Artinya Babylon sudah jatuh tapi belum komplit.
Nah, apa yang membuat belum komplitnya? Gereja-gereja di Amerika Serikat mengalami kejatuhan moral, tapi kejatuhan moral belum komplit. Artinya, kenapa mereka jatuh? Karena mereka menolak pekabaran present truth di zaman mereka. Dan di masa-masa setelah itu, gereja-gereja yang lain juga akan tetap menolak pekabaran yang ditolak tahun 1844 sehingga jatuhnya tambah lama tambah [18:00] rendah.
Nah, ini tidak mengatakan bahwa waktu jatuhnya 1844 enggak udah jatuh tapi jatuhnya enggak komplit artinya belum seluruh dunia Kristen jatuh. Jadi sudah jatuh di Amerika Serikat, di locality di mana dikabarkannya, tapi belum mencakup seluruh Amerika Serikat, keturunan-keturunannya yang belum mendengarnya dan seluruh dunia. Itu yang membuat komplit. Oke. Dan dikatakan belum dikatakan Babon is fallen atau sudah jatuh dan membuat seluruh bangsa di dunia minum anggur percabulannya. Belum. Walaupun di Amerika di locality tertentu itu Amerika sudah dia belum membuat seluruh bangsa mabuk walaupun sudah ada yang mabuk. Roh kompromi dengan dunia dan ketidakpedulian kepada pekabaran-pekabaran yang tambah lama [19:00] tambah ditolak di gereja-gereja Protestan di seluruh negara Kristen di dunia. Dan gereja-gereja inilah yang disebut di malaikat kedua ini. Tetapi belum dikatakan jatuhnya sempurna karena belum mencapai seluruh dunia. Oleh sebab itu, belum mencapai titik puncak kejatuhannya karena belum mencakup seluruh dunia Kristen. Artinya mulainya 1844 tapi belum sempurna jatuhnya; belum sempurna atau belum semua menerima anggur Babilonnya atau menolak pekabarannya. Artinya pekabarannya harus dikabarkan ke seluruh dunia atau seluruh dunia sudah harus mengetahui pekabarannya yang kalau ditolak membuat dia jatuh. Dan hal itu belum terjadi tahun 1844.
Oke, kita lanjut. Kita baca di early writings halaman 280. Waktu Tuhan Yesus berdiri antara Bapa dan orang berdosa, [20:00] ada empat malaikat yang menahan agar malaikat tidak meniup sepenuhnya di Wahyu 7. Tapi waktu Tuhan Yesus berdiri, dia menyingkirkan dirinya sebagai perantara manusia dan Bapanya. Yang menahan itu sekarang dilepaskan. Dan kita tahu waktu Tuhan Yesus berdiri itu Daniel 21. Tetapi sebelum itu saudara ada plagues dan pada saat itu setan menguasai seluruh orang di dunia yang tidak bertobat. Artinya setan menguasai orang-orang di dunia 100% orang-orang yang tidak bertobat. Artinya sebelum itu dia enggak menguasai orang-orang di dunia 100%. Dan waktu kita bilang dia enggak menguasai orang-orang di dunia 100%, plagues-nya enggak 100% parahnya. Dan waktu dia menguasai orang-orang yang tidak bertobat di dunia 100%, plagues-nya 100% [21:00] parahnya. Jadi kita lihat dia punya hubungan setan menguasai dunia dengan intensitas daripada malapetakannya. Kita lanjut. Mustahil untuk plagues ini dicurahkan sementara Tuhan Yesus masih bekerja di bilik Maha Kudus. Tapi waktu pekerjaannya selesai, perantaranya selesai, enggak ada lagi yang menahan murka Tuhan dan dicurahkan kepada orang-orang yang menolak kabaran ini. Artinya malapetakanya ditahan kalau masih ada orang yang belum mendengar pekabaran The Sabbath More Fully. Dan di saat semua yang terima-terima dan yang tolak-tolak dan enggak ada yang bisa berganti pihak lagi dari tolak ke trima dan terima ke tolak, dia punya malapetaka 100% intensitasnya.
Oke, jadi mari kita lanjut ke kutipan berikutnya. [22:00] Di Wahyu 18 ayat 1, kita tahu Wahyu 181 itu dimulainya sebelum tutup pintu. Tetapi di saat di Amerika dibuat undang-undang hari Minggu. Walaupun undang-undang hari Minggu ini bukan ancaman kematian, tetapi akan menjadi ancaman kematian yang kita sudah belajarkan. Tapi ini terjadinya sebelum tutup pintu. Daniel 12:1. Ini adalah loud cry atau ada Latter rain. Dikatakan ada malaikat yang lain atau another movement. Dan kita tahu another movement ini adalah movement daripada orang-orang yang menerima kabaran 1888 yang ditolak dua kali kan. Dan dia berseru dengan suara nyaring atau apa ini suara nyaring. Loud voice atau loud cry. Dia mulai apa? Babylon the great. Nah, ini katanya the great. The great is fallen fallen. Nah, apa ini? Babon the great is fallen. Apa maksudnya Bablon the great is fallen? Bukankah di Wahyu 14 ayat 8 Babon sudah jatuh?
[23:00] Kita mundur. Kita lihat di sini bahwa Wahyu 14 ayat 8, Babylon is fallen. Ini belum complete. Dunia Kristen seluruh dunia belum dimabukkan dengan anggur percabulannya.
Di Wahyu 18 komplitnya. Oke, artinya suara nyaring. The loud cry, latter rain dicurahkan menyatakan bahwa jatuhnya Babilon sudah komplit di seluruh dunia Kristen. Sudah menolak pekabaran present truth dan Babylon itu kita tahu Babylon adalah gereja. Gereja maksudnya waktu saya bilang gereja lah yang gereja seluruh dunia ya. The habitation of Devils atau tempat kediaman iblis-iblis. Roh-roh najis, kotor bagi burung-burung yang jahat itu kediamannya. Jadinya bukan Roh Kudus ini, tapi roh jahat berdiam di dalam Babylon. Oke. Karena dikatakan all nation sekarang seluruh dunia sudah menjadi mabuk dan raja-raja bumi [24:00] juga termasuk.
Dan di saat ini dibilang apa? Come out of her my people. Umat Tuhan dipanggil keluar. Nah, waktu umat Tuhan dipanggil keluar, mari kita lihat ya di mana yang tadi kita lihat umat Tuhan dipanggil keluar di mana? Oke, kita mundur. Kita mau lihat di mana umat Tuhan dipanggil keluar.
Di sini Sabbath more fully preach kan? Sabbath more fully preach di sini umat Tuhan dipanggil keluar. Akhirnya waktu umat Tuhan dipanggil keluar sudah ada plagues tapi belum Michael stand up. Di sini Wahyu 18 kita akan lihat nanti Wahyu 18 di sini komplit jatuhnya Babilon. Lalu umat Tuhan di Babilon dipanggil keluar. Dan setelah perkabaran ini sudah mencapai seluruh dunia, seluruh manusia di dunia tutup pintu. Oke. Jadi di situ kita lihat Wahyu 18. Kita akan lihat lagi nanti dia punya chart ya.
[25:00] Babylon the great is fallen. Artinya great-nya apa? Sudah mencapai seluruh dunia. Lalu dikatakan umat Tuhan dipanggil keluar agar umat Tuhan tidak menerima dosanya Babilon dan menerima malapetaka atau tulah atau plak-nya Babylon.
Oke, jadi saya mau mundur lagi. Artinya umat Tuhan dipanggil keluar di sini waktu Babilon sudah jatuh komplit, agar umat Tuhan tidak berada di Babilon. Karena yang terima seven last plagues adalah Babilon. Babylon akan terima seven last plagues sehingga umat Tuhan di Babilon karena jatuhnya sudah komplit dan ini pekabaran ke seluruh dunia. Karena komplit dipanggil keluar dari Babilon di sini. Sementara ada first plagues yang enggak separah dia punya seven last plakes tentu saja.
[26:00] Lalu dikatakan karena dosanya dosanya Babylon sudah mencapai surga artinya cawannya sudah penuh dan Tuhan telah mengingat. Mengingat artinya untuk menyatakan dia punya iniquities. Nah, ini ya artinya the great itu adalah dia punya iniquities. Artinya Babylon punya great adalah iniquitiesnya. Kita akan lihat penting sekali kata iniquity di sini. Oke, makanya saya besarin. Jadi, iniquity itu sudah mencapai surga. dan sudah mencapai surga, Babilon jatuh. Tapi masih ada umat Tuhan di Babilon yang harus dipanggil keluar melalui pekabaran the gospel atau eh spesifiknya the Sabbath More Fully. Dan setelah pekabaran itu mencapai orang terakhir dan dia mengambil keputusan, Michael stand up lalu Seven Last Plagues ya.
Nah, apa Babylon? Babylon adalah gereja adalah pelacur. Oke. Dan gereja apa? Gereja Babilon. Gereja yang murtad tentu saja. Apostate churches yang mempertahankan doktrin dan tradisi Roma yang disebut di pekaburan malaikat kedua Wahyu 148. Waktu dikatakan Babylon sudah jatuh. Bedanya sekarang jatuhnya ke seluruh dunia. Artinya waktu kita kembali lagi tadi ke ayat sebelumnya ini bicara tentang gereja yang mengaku gereja Kristus di seluruh dunia, jatuh. Artinya sudah mencapai titik komplitnya gereja yang mengaku gereja Kristus. Tapi sebenarnya Babyon jatuhnya kan itu komplit. Dan komplit-nya itu karena iniquitiesnya sudah komplit, kejahatannya, lawlessness-nya, dosanya sudah komplit. Tetapi kita akan lihat bahwa yang komplit adalah gereja, [28:00] Babilon. Gereja Babylon sudah komplit jatuhnya.
Nah, siapa yang belum komplit? yang bukan gereja, yang ada orang lain juga yang di luar gereja kan yang enggak ada hubungan dengan gereja itu harus dipanggil keluar atau harus dikabarkan pekabaran ini. Jadi komplitnya adalah gereja tetapi ini belum seven last plagues. Artinya ada yang belum membuat komplit sedemikian rupa sehingga belum bisa dicurahkan seven last plagues walaupun Babylon sudah komplit dan Babylon adalah gereja. Artinya di dunia ada dua kelompok dong. Dari Babylon sudah jatuh itu satu kelompok dan ada kelompok yang lain yang harus diuji mau terima atau tolak itu kelompok kedua. Itu kelompok kedua harus dikabarkan harus terima atau tolak baru seven last plagues. Tetapi Babylon sudah komplit.
Mari kita lihat di sini di Great Crovercy [29:00] 586 dikatakan pekerjaan reformasi hari Sabat kita tahu itu ditolak dan akhirnya akan ditolak di seluruh dunia. Will become artinya akan ditolak. Artinya Sabath Reform itu sudah mulai ditolak sejak zaman 1844 tetapi belum komplit ditolaknya dan akhirnya akan ditolak di seluruh dunia. Ini yang tadi kita lihat kan Sabath Reform ditolak dan dengan menolak Sabath Reform, gereja gereja ini membuka pintu untuk masuknya spiritualisme; spiritualism. Artinya spiritisme ini akan meningkat proportion atau 1 banding 1 dengan tolaknya hari Sabat. Dan tolaknya hari Sabat yang menghasilkan spiritualisme ini 1 banding satu juga dengan meningkat iniquitiesnya, tadi kita lihat. [30:00] Artinya ada tiga hal yang berjalan bersama-sama tetapi semuanya adalah sebab dan akibat. Sebabnya adalah hari sabat punya reform pekabaran sabat ini ditolak. Meningkatlah spiritisme. Dan meningkatnya spiritisme menghasilkan meningkatnya iniquities. Dan waktu iniquitiesnya lengkap, Babilon sudah tolak hari Sabat ke lengkap. Babilon jatuh. Lalu umat Tuhan yang belum mendengar Sabbath tadi kita ingatkan di early writings, mendapatkan pekabaran hari Sabat sebelum Michael Standup baru seven last plagues. Artinya ada tiga hal. Sabbath Reform, Spiritualism dengan iniquity. Itu tiga hal yang harus terjadi yang mendikt kapan tutup pintunya.
Ada dua kesalahan yang besar, yaitu the immortality of the soul [31:00] atau spiritisme dan Sunday sacredness hari Minggu. Artinya kita tahu Sunday sacredness ialah tolak Sabbath reform. Immortality of the soul adalah spiritualism. Dan kedua-duanya ini dirangkul oleh gereja-gereja Protestant di Amerika dan akhirnya akan diterima gereja-gereja Kristen di seluruh dunia. Ini dia. Artinya Sabbath Reform ditolak, otomatis spiritisme lebih berkuasa atau menguasai di dalam gereja dan kejahatan, iniquity, lawlessness juga akan meningkat.
Oke, mari kita lihat di sini. Oke, di sini pintu kasihan ditutup. Yang pertama adalah reformasi hari Sabat yang secara bertahap sejak 1844 ditolak.
Lalu hasilnya apa? Spiritualisme atau spiritualism tambah berkuasa di dalam gereja-gereja itu karena tolak reformasi hari Sabat.
Dan apa hasilnya? [32:00] Kejahatan atau iniquities, lawlessness meningkat secara significant berdasarkan spiritualisme karena tolak reformasi hari Sabat. Dan inilah kegiatan yang harus terjadi sebelum tutup pintu. Artinya umat Tuhan harus mengerti tentang hari Sabat sebelum tutup pintu. Kalau tidak, dia akan hilang. Karena yang enggak ngerti tidak bisa terima. Hanya yang mengerti yang terima atau yang mengabarkan. Dan di saat reformasi hari Sabat ditolak, spiritisme bertambah-tambah dalam gereja dan kejahatan pun meningkat atau iniquities,
apa yang terjadi? Tulah-tulah pertama mulai berjatuhan. Gempa bumi, tornado, api, penyakit, perang, badai, hujan, es, dan lain-lain meningkat seiring setan lebih berpengaruh dalam menghasilkan kebinasaan. Artinya setiap kali [33:00] mereka tolak kebenaran, setan lebih menguasai mereka melalui spiritisme dan mereka tambah jahat. Ini dia punya sebab dan akibat. Dan di saat mereka seluruh dunia tolak semuanya, maka paling sadis tulah pun adalah upahnya.
Di sini masa probation telah berakhir. Kristus telah berdiri. Tujuh tulah terakhir atau last plakes sedang berjatuhan atau mulai berjatuhan di saat tutup pintu.
Dan ini namanya tujuh tulah terakhir dan kita akan belajar satu persatunya nanti. Yang pertama adalah luka darah, lalu panas lalu kegelapan lalu dikeringkan sungai Euphrates, lalu gempa bumi dan hujan es besar. Itu tujuhnya. Nanti kita akan belajar satu persatu daripada tujuh tulah itu. Itulah dia punya peristiwa gambaran [34:00] di mana kita sekarang sedang di sini. Sedang di sini dan ini bertambah-tambah terus sampai mencapai titik maksimalnya. Karena dunia sudah tolak maksimal sehingga maksimallah penolakannya. Tetapi sebelum dunia maksimal, Babilon sudah maksimal.
Jadi walaupun Babylon jatuhnya bukan di pintu tutup, tapi sebelum tutup pintu waktu Babylon jatuh maksimal, dunia harus maksimal dulu baru tutup pintu.
Melalui spiritisme, saya mau kasih contoh apa spiritisme ya atau apa dia punya satu banding satu spiritisme dengan tulah. Jadi dikatakan di sini spiritisme melalui spiritisme setan seakan-akan yang mempedulikan orang-orang di dunia. Benefactor of the race. Jadi seakan-akan dia kelihatan sebagai malaikat terang gitu melalui spiritisme. [35:00] Menolong manusia dalam kebutuhannya segala macam itu ya. Menyembuhkan orang sakit kan dan membuat satu excitement dalam keagamaan iman mereka. Tapi pada waktu yang bersamaan dia bekerja sebagai yang membinasakan.
Artinya lebih tolak gospel, lebih meningkat spiritisme, lebih kelihatan setan peduli sama dunia. Di sisi yang lain lebih dia membinasakan. Dan pembinasaan atau kebinasaan setan itu ini sebelum tutup pintu dalam bentuk penyakit, malapetaka, kota-kota binasa, desolation, cilaka, kecelakaan, bencana alam di laut dan di bumi, api-api di dunia sekarang sedang banyak sekali dan fierce tornadoes. Hujan es, angin, banjir, cyclone dengan tsunami dan gempa bumi, lapar. dan stress distress dan orang-orang [36:00] mati gara-gara udara menjadi sangat kotor dan wabah. Dan ini semua hasil spiritisme di mana setan lebih menguasai orang dunia dan lebih dia menguasai orang dunia, lebih mereka percaya karena dia seakan-akan penolong dunia. Di sisi lain dia pun membinasakan dunia.
Jadi ini meningkat seiring dengan meningkatnya ditolak The Sabath More pholi. Dan ini terjadi sebelum Michael Standup. Sebelum Michael Stand up kita lihat di sini bahwa dia punya malapetaka ini tambah lama tambah sering dan tambah gawat. Artinya tambah sering dan tambah gawatnya, seiring tambah pengaruh spiritisme di gereja-gereja dan tambah gawatnya spiritisme di gereja-gereja [37:00] seiring dengan lebih ditolaknya hari Sabat. Walaupun ada yang pelihara hari Sabat, apa bedanya dengan orang Farisi? Benar ya.
Nah, kita mau kasih tunjuk apa salah satu contoh daripada spiritisme di gereja-gereja yang menolak kebenaran Tuhan. Dikatakan pekerjaan setan dalam spiritisme akan terlihat sebagai satu peristiwa yang terjadi segera sebelum Kristus datang kedua kali awan-awan. Artinya di akhir zaman. Lalu dikatakan bahwa Petrus mengatakan bahwa ada bahaya bagi gereja yang harus dihadapi di akhir zaman. Dan bahayanya ini diajarkan oleh guru-guru palsu. Dan apa salah satu ajaran spiritisme yang diajarkan guru-guru palsu ini yang sangat bahaya? Salah satu ciri khas daripada guru-guru ini ialah mereka tidak mau mengakui bahwa Kristus sesungguhnya adalah Anaknya God. Artinya di saat [38:00] gereja-gereja menyangkal bahwa Kristus adalah Anaknya God, lebihlah meningkat spiritisme dalam gereja-gereja ini. Lebihlah tulah-tulah dicurahkan. Lebihlah kejahatan dalam gereja-gereja ini. Dan itulah yang membawa seluruh dunia masuk Jacob's time of trouble. Dan spiritisme ini menyangkal Kristus, otomatis menyangkal anaknya Bapa. Dan kalau menyangkal anak sebagai anak, mereka otomatis menyangkal bapnya kalau anak bukan anak. Dan itulah roh antikristus. Ini sedang terjadi dan saya mau kasih tunjuk di mana terjadinya.
Salah satunya BRI Biblical Research Institute of Seventhday Adventist Corporate Church katakan Bapa dan Anak enggak bisa diartikan secara literal karena anak bukan sesungguhnya anaknya Bapak. Kata Anak harus digunakan sebagai kiasan karena [39:00] kenyataannya Anak bukan Anak. SDA BRI bilang.
Sementara itu adalah ajaran spiritisme. Dan ajaran spiritisme itu yang mengakibatkan tulah-tulah mulai berjatuhan sebelum Michael stand up.
Dan itulah salah satu kebenaran yang ditolak yang akan menghantarkan seluruh dunia ke Daniel 12:1.
Dan kita akan lihat di gereja-gereja dan pertemuan-pertemuan besar di alam terbuka, ministers atau pengabar-pengabar Injil akan mendesak anggotanya untuk melihat pentingnya untuk memelihara hari Minggu. Sekarang saya tanya, yang paling cocok untuk kita terapkan di kutipan ini siapa? Apakah lebih cocok untuk ministers yang sudah dengan anggotanya berbakti hari Minggu? untuk mendesak mereka berbakti hari Minggu [40:00] atau ministers yang enggak berbakti hari Minggu mendesak anggotanya berbakti hari Minggu. Yang kedua.
Nah saya enggak menyangkal bahwa ini enggak bisa terjadi bagi orang-orang yang berbakti hari Minggu karena bisa saja ada keluarga-keluarga dari orang-orang itu yang belum lalu didesak. Tapi ini saya bisa lihat berlaku juga bagi yang berbakti pada hari Sabat. Lihat ya, apakah mereka menolak hari Sabat hari ketujuh kalau mereka mendesak anggotanya untuk berbakti hari Minggu? Iya. Sekarang saya tanya, kalau mereka menolak hari Sabat, bukankah itu sama dengan meningkatkan spiritisme dalam gereja? Iya. Artinya kalau saya terima spiritisme karena tolak hari Sabat, jangan heran saya mendesak anggota berbakti hari Minggu. Benar.
Sekarang saya tanya, gereja apa yang menerima spiritisme karena menolak pekabaran hari [41:00] Sabat dan meningkatlah spiritismenya sehingga mendesak untuk anggota-anggotanya berbakti hari Minggu. Salah satunya gereja Seventh Day Adventist. Karena mereka tolak Tuhan sebagai Anaknya God, spiritisme, hasil tolak hari Sabat dan mendesak anggotanya berbakti hari Minggu.
Dan bencana-bencana alam ini tambah lama, tambah meningkat dia punya intensitas dan seringnya. Sehingga orang-orang yang memelihara hari Sabat sesungguhnyalah yang dituduh sebagai penyebab daripada murka Tuhan ini atau bencana alam ini. Karena mereka tidak mau memelihara kekudusan hari Minggu. Mereka bilang. Inilah yang akan kita hadapi. Ini bukan hal sepele. Ini akan terjadi ke seluruh dunia di manaun Anda dan saya berada.
Dan waktu setan penipu besar itu mendesak bahwa mereka yang memelihara hari ketujuh itu [42:00] penyebab daripada bencana alam yang terjadi di dunia dan akan menyatakan bahwa mereka melanggar hukum hari Minggu Sabatnya Tuhan. Dan itulah sebabnya bencana-bencana alam ini lebih meningkat intensitas dan seringnya. Dan bencana-bencana alam ini tidak akan berhenti sampai dibuat undang-undang untuk harus berbakti hari Minggu. Karena kita tahu Undang-Undang hari Minggu mulainya dengan enggak boleh kerja hari Minggu, bukan enggak boleh berbakti hari Sabat. Mulainya dengan enggak boleh kerja hari Minggu. Itu Sunday lainnya. Tetapi karena bencana alamnya meningkat, akhirnya dibuat harus hari Minggu. Inilah yang kita akan hadapi.
Apa hubungannya dengan spiritisme? Betul tadi kita lihat kan, apakah ada hubungan spiritisme dengan orang-orang [43:00] tolak hari Sabat? Iya, spiritisme dengan hari Minggu? Iya. dikatakan pekerjaan-pekerjaan mukjizat yang diungkapkan melalui spiritisme akan ada pengaruhnya untuk menuduh umat Tuhan sebagai penyebab bencana alam. Lalu dikatakan komunikasi-komunikasi dengan roh-roh itu apa namanya itu? spiritisme. Artinya akan ada lebih kita lihat orang-orang percaya bahwa orang mati sebenarnya enggak mati dan mereka komunikasi dengan roh-roh yang mereka bilang adalah roh keluarga mereka yang sekarang berbicara kepada mereka dan roh-roh itu bilang bahwa salah orang-orang yang tolak hari Minggu.
Mereka harus berbakti hari Minggu kalau bencana alam mau berhenti. Sementara yang berbicara adalah malaikat malaikat setan. Karena orang mati enggak tahu apa-apa. Artinya kita punya pengertian tentang spiritisme ini akan menentukan kita di pihak [44:00] yang mana nanti. Dan ini harus dibersihkan sekarang karena ini adalah salah satu daripada siasat setan untuk membinasakan manusia dengan percaya bahwa orang mati rohnya masih bisa berbicara dan komunikasi dan akan roh-roh setan komunikasi sebagai teman, saudara, anak, orang tua, oma, opak, dan cucu. berkomunikasi dan komunikasinya ialah hari Minggu adalah harinya Tuhan. Artinya kita bisa lihat lebih tolak hari Sabat, lebih spiritisme, lebih iniquity, lebih akan hari Minggu menjadi undang-undang seluruh dunia.
Dan inilah yang akan menutup pintu kasihan dunia untuk selama-lamanya. How we get back to a moral rebirth in this country? I don't know. Since we are slowly eroding religion at every opportunity that we have. [45:00] Uh probably we should be debating a bill requiring every American to attend a church of their choice. On Sunday probably we should be debating a bill requiring every American to attend a church of their choice. On Sunday. On Sunday.
Lihat di sini bahwa ada pekerjaan Sabath Reform yang ditolak sehingga meningkatlah spiritisme komunikasi dengan orang mati.
Dan komunikasi dari orang mati ini akan mengkomunikasikan bahwa hari Minggulah harinya Tuhan dan akan meningkat kejahatan dan akan meningkatlah dia punya malapetaka sampai tutup pintu. Lalu yang paling parahlah diterima seluruh dunia. Kenapa di sini belum paling parah? Karena masih ada orang-orang yang belum mendengar dan oleh sebab itu belum menolak. Kurang belum menolak atau belum menerima kan. Oke, kita tahu complete[46:00] moral fall of Babylon Wahyu 81. kita pindahin ke sini sekarang. Ini belum terjadi. Lalu Sabath Reform sudah terjadi tentu saja di garis hijau ini ya sebelum sini. Tapi ditolak meningkat spiritualisme, increase iniquity dan increase intensity dia punya tulah.
Lalu Wahyu 14:8; 18:4 di mana? Di sini. Tadinya Bablon sudah jatuh tapi mulai di Amerika. Lalu karena mereka tolak terus menjalari ke seluruh dunia, Babilon jatuh. Tapi ada orang yang di luar agama harus menerima pekabaran ini dan setiap orang akan mendengarnya.
Dan di saat mereka terima tolak tutup pintu Seven last plagues. Di sinilah kita kabarkan The Loud Cry. Lalu, di sini setan hampir menguasai seluruh dunia. Hampirnya kenapa? [47:00] Dia sudah menguasai gereja Babilon, tapi dia belum menguasai seluruh dunia. Itu sebabnya plak-nya belum sever plakes karena yang sudah komit adalah Babylon. Tapi yang lain harus pilih mau Babylon atau Remnant baru Seven last plagues.
Di sini Satan has menguasai seluruh dunia. Karena semua orang yang menolak sudah menolak sehingga setan pun akan menguasai mereka sepenuhnya. Demikian juga plagues-nya pun akan dicurahkan sepenuhnya. Oke, mari kita lihat.
Jadi setiap orang yang mengambil keputusan di pihak yang salah menolak perkabaran Sabbath More Fully dengan demikian menambah kekuatan setan yaitu melalui spiritualisme. Artinya dengan setan lebih menguasai gereja dan orang-orang ini lebih ampuhlah spiritisme dan lebih jahatlah dan lebih parlah tulahnya.
[48:00] Semakin besar kekuatan spiritualisme, semakin mampu musuh jiwa-jiwa itu menampilkan dirinya sebagai penolong umat manusia. Sementara pada saat yang sama dia juga semakin leluasa bertindak sebagai perusak atau plagues. Karena spiritisme kan kita lihat tadi.
Hal ini berjalan secara proporsional atau 1 banding 1. Jadi seiring dengan berlanjutnya seruan nyaring dan semakin banyaknya orang yang mengambil keputusan akhir untuk memilih jalan yang salah, kekuatan spiritualisme pun semakin membesar dan kehancuran yang menimpa bumi menjadi semakin luas. serta mengerikan belum masuk seven last plagues.
Saat iblis memperoleh kendali penuh dan mutlak atas seluruh bumi, Michael Standup, kecuali terhadap mereka yang namanya tertulis dalam kitab kehidupan anak domba. Spiritualisme akan mencapai puncak kekuatan penghancurannya tepat saat masa probation berakhir. Dan kekuatan itu akan dinyatakan dalam tujuh malapetaka atau seven last plakes karena dia sudah kuasai seluruh dunia. Dan murka Tuhan pun akan dicurahkan tanpa batas.
Dengan demikian bisa dilihat bahwa malapetaka yang menimpa bumi tepat sebelum berakhirnya masa pengujian. atau probisan ini tidaklah kalah dahsyatnya dibandingkan dengan malapetaka yang terjadi segera setelah masa pengujian berakhir. Saya mau terakkan itu.
Artinya kalau ada 10 gerbong kereta api, gerbong pertama dan kedua beda kelihatannya. Gerbong kedua dan 9 beda tapi enggak sebeda 1 dan 10. Gerbong 3 dan 7 beda tapi enggak sebagaimana 2, 9 dan 1,10. gerbong 4 dan 6 beda tapi enggak sebeda, [50:00] 37 280 dan gerbong 4 dan 5 hampir enggak kelihatan bedanya karena dari empat ke lima itu enggak bisa kelihatan bedanya banget karena dia kayak overlap tumpang tindih. Artinya di saat kita memasuki seven last plages, mulai seven last plag itu enggak beda banget dengan plates terakhir sebelum tutup pintu. Sehingga kita enggak bisa bilang, "Eh, setahu saya ini udah tutup pintu loh karena plakes-nya." Enggak. Karena plakes itu tumpang tindih malapetakanya. dan 4 dan 5 itu kalau dari empat keelima atau dari terakhir di sebelum tutup pintu dan pas mulai tutup pintu sangat tipis bedanya dibandingkan dengan 1 dan 10 atau plak-plikes itu dengan yang terakhir. Intinya umat Tuhan enggak tahu kapan tutup pintu kalau mau lihat Seven last PL karena enggak ada bedanya. Apalagi dalam krisis umat Tuhan sedang dituduh sebagai penyebab daripada malapetaka. Belum lagi bahwa umat Tuhan bisa saja sudah lari ke mana dan di dikejar sebagai orang jahat, masuk penjara dan sebagainya. Penuh dengan krisis yang dihadapi. Setan saja tidak tahu. Roh Nubat bilang kita enggak tahu kapan tutup pintu. Dan kita bisa mengerti bahwa kita enggak bisa membedakan PL sebelum dan awal daripada 121 sehingga kita sudah masuk. Karena dia punya intensitas sangat tipis bedanya. antara terakhir sebelum dan awal setelah sehingga kita enggak tahu, setan pun enggak tahu bahwa sudah tutup. Oleh karena itu, mereka yang hidup pada masa itu tidak akan mampu membedakan antara keduanya ataupun mengetahui kapan yang satu berakhir dan yang lainnya mulai. Enggak tahu. Karena tumpang tindih makanya kita enggak tahu. Makanya kita hidup berdasarkan iman, bukan berdasarkan setan. Hal yang sama berlaku bagi penarikan Roh Tuhan dari bumi. Roh Tuhan ditarik sama kan? Proses ini berlangsung secara bertahap. Pelan-pelan kan, tambah lama tambah jahat. Artinya roh Tuhan ditariknya pelan-pelan sesuai dengan penolakan. Enggak tiba-tiba jahat banget. Konsepnya sama. Bagi Babylon sendiri penarikan tersebut sudah tuntas sejak awal masa seruan nyaring. Kan sudah tuntas jauh sebelum masa kesempatan keselamatan Proason berakhir sepenuhnya bagi orang di luar. Namun bagi dunia secara umum, penarikan terakhir itu baru sempurna saat masa kesempatan keselamatan bagi umat manusia berakhir. Itu sebabnya waktu Babilan jatuh enggak bisa tutup pintu karena masih ada kelompok yang belum tolak. Dari gereja sudah, tapi di luar belum. Makanya tapi tambah lama, tambah parah. Sekarang kita lihat ya di Great Crovercy 594 dikatakan peristiwa-peristiwa sebelum tutup pintu yang adalah malapetaka juga kan dan pekerjaan persiapan untuk masuk setelah tutup pintu. Jadi, Miss White membedakan peristiwa sebelum 121 dan setelah 121. Dan peristiwa-peristiwa yang kita baru belajar tadi harus membukakan mata kita untuk sekarang sebelum tutup pintu melakukan pekerjaan persiapan untuk hidup setelah tutup pintu. Sekarang setan berusaha untuk tidak ada efeknya bagi saya. Dia berusaha untuk itu tidak impress saya. Mungkin impres waktu belajar, tapi dalam mengambil keputusan enggak impres. Dan di saat kita memasuki time of trouble, mereka akan kedapatan tidak siap karena mereka tidak mempersiapkan diri berdasarkan peristiwa-peristiwa yang sudah terjadi. Sehingga di saat Time of Rubble mereka sadar mereka hilang di mana udah enggak ada kesempatan lagi. Yang tadi kita belajar itu. Apakah bencana-bencana alam di seluruh dunia sudah meningkat dan lebih seringnya? sudah lebih sering. Dan kalau kita enggak bisa lihat itu, kita gadis-gadis bodoh. Kita punya kegiatan itu menunjukkan kita sedang mempersiapkan diri atau enggak. Murid-murid menanyakan pertanyaan, apa tanda the end of the world atau tutup probation? Kanus bilang apa? Waktu kamu lihat, kamu harus lihat events-nya. Waktu kamu lihat, kamu harus tahu sudah dekat. Dan kita sudah lihat peristiwanya. Kita tahu sudah dekat. Kita semua tahu yang belajar udah dekat. Kalau dikatakan kita diinstruksikan oleh Tuhan dan dituntut untuk mengetahui bahwa sudah dekat, kita semua sudah tahu sudah dekat yang sudah belajar secara intelek paling kurang. Kita juga diajarkan untuk mengabaikannya, menolak atau tidak mau tahu bahwa sudah dekat. ya. Nah, artinya kalau saya tahu sudah dekat, bisa saja sikap saya enggak mau tahu sudah dekat. Jadi, yang enggak mau tahu sudah dekat karena dia enggak mau belajar sudah dekat. Dan termasuk juga orang yang sudah tahu dekat tapi dari keputusan kehidupannya menunjukkan masih jauh. Kita akan lihat nanti akan hilang semuanya. fatal. Sebagaimana orang-orang yang tenggelam di air bah di zaman Nuh lenyap semua. Nah, mari kita lihat ya. Kalau kita punya kehidupan tidak sesuai dengan apa yang kita harus lakukan setelah kita bilang sudah dekat, kita akan tenggelam di lautan api nanti. Sekarang mari lihat ya apa kegiatan-kegiatan yang terjadi sebelum air bah yang membuat mereka tenggelam dan hilang semua sebagaimana di zaman Nuh. Demikian juga sebelum Thesus datang. Apa yang akan terjadi? Yang akan terjadi ialah akan ada makan dan minum, menikah, dan dinikahkan. sampai tutup pintu dan semua yang warna oranya hilang. Semua yang terlibat dalam makan minum married wives and given in marriage hilang semuanya. Kenapa? Karena walaupun mereka tahu dekat, kegiatan mereka enggak menunjukkan bahwa sudah dekat. Kenapa? Karena persiapan mereka ialah untuk orange. Mereka mempersiapkan untuk oranya, bukan mempersiapkan untuk hidup di 121 dan seterusnya. Sementara mereka sibuk untuk eat, drink, married wives and given in marriage. Dikatakan Alkitab bilang semua yang orangnya binasa. The Lord. Ibrani 3. Hari ini kalau kamu mendengar suaranya, jangan keraskan hatimu. Karena enggak semua yang keluar dari Mesir masuk tanah perjanjian. Karena mereka mendukakan Tuhan. dalam mereka punya sikap di Padang Belantara walaupun keluar Mesir sehingga mereka punya bangkai bergeletak di padang belantara enggak pernah masuk sama dengan enggak pernah masuk kerajaan surga dan mereka dikatakan Tuhan janji mereka enggak akan masuk karena mereka enggak percaya. Mereka enggak masuk karena mereka enggak percaya. Pertanyaannya apa yang mereka enggak percaya? Mereka enggak percaya apa? Oh, kita percaya. Kita percaya kok dia punya peristiwa-peristiwa. Kita tahu bahwa sudah dekat, kita percaya sudah dekat, kita percaya. Nah, kalau percaya kenapa hilang? Dan kenapa hilang? Kita percaya sudah dekat. Kenapa hilang? Dari kata percaya itu kita tahu di Yakobus 218, percaya diungkapkan dalam apa yang kita bikin. Yang kita bikin itu yang menunjuk kita percaya atau enggak. Dan orang-orang yang binasa percaya, tetapi enggak karena yang dibikin bukti mereka enggak. Kabaran ini fungsinya untuk mempersiapkan kita untuk the marriage of the lamb. Pernikahan antara divinity dengan humanity itu adalah kita punya persiapan. Kita harus mempersiapkan jubah untuk menghadiri the marriage of the lamb. Bukan jubak married wives and given in marriage yang perlu kita persiap. Tuhan sudah berfirman dengan sangat jelas. Kita punya kegiatan menentukan kita percaya atau tidak. Dan ini bukan pekabaran dongeng. Ini adalah a more sure word of prophecy. To God be the glory.


























































Posting Komentar untuk " THE PLAGUES BEFORE AND AFTER THE CLOSE OF HUMAN PROBATION"
Posting Komentar