38 - Hal yang Paling Berbahaya Bagi Jiwa Manusia

 



There is nothing so offensive to God or so dangerous to the human soul as pride and self-sufficiency. Of all sins it is the most hopeless, the most incurable. COL 154.4

Tidak ada hal yang lebih menghina Tuhan atau berbahaya bagi jiwa manusia selain kesombongan dan sikap mementingkan diri sendiri. Dari semua dosa, ini adalah dosa yang paling tidak ada harapannya, paling tidak dapat disembuhkan. KOL 154.4

Peter's fall was not instantaneous, but gradual. Self-confidence led him to the belief that he was saved, and step after step was taken in the downward path, until he could deny his Master. Never can we safely put confidence in self or feel, this side of heaven, that we are secure against temptation. Those who accept the Saviour, however sincere their conversion, should never be taught to say or to feel that they are saved. This is misleading. Every one should be taught to cherish hope and faith; but even when we give ourselves to Christ and know that He accepts us, we are not beyond the reach of temptation. God's word declares, “Many shall be purified, and made white, and tried.” Daniel 12:10. Only he who endures the trial will receive the crown of life. (James 1:12.) COL 155.1

Kejatuhan Petrus tidak terjadi seketika, namun bertahap. Kepercayaan diri menuntunnya pada keyakinan bahwa ia telah diselamatkan, dan langkah demi langkah diambil dalam jalan yang menurun, sampai ia dapat menyangkal Gurunya. Kita tidak pernah bisa dengan aman menaruh keyakinan pada diri sendiri atau perasaan, di sisi surga nanti, baru kita aman dari godaan. Mereka yang menerima Juruselamat, betapapun tulusnya pertobatan mereka, jangan pernah diajar untuk mengatakan atau merasa bahwa mereka telah diselamatkan. Ini menyesatkan. Setiap orang hendaknya diajar untuk menghargai harapan dan keyakinan; namun bahkan ketika kita menyerahkan diri kita kepada Kristus dan mengetahui bahwa Dia menerima kita, kita masih berada di dalam jangkauan godaan. Firman Tuhan menyatakan, “Banyak orang akan disucikan, diputihkan dan diuji.” Daniel 12:10. Hanya dia yang bertahan dalam ujian yang akan menerima mahkota kehidupan. (Yakobus 1:12.) KOL 155.1

Those who accept Christ, and in their first confidence say, I am saved, are in danger of trusting to themselves. They lose sight of their own weakness and their constant need of divine strength. They are unprepared for Satan's devices, and under temptation many, like Peter, fall into the very depths of sin. We are admonished, “Let him that thinketh he standeth, take heed lest he fall.” 1 Corinthians 10:12. Our only safety is in constant distrust of self, and dependence on Christ. COL 155.2

Mereka yang menerima Kristus, dan pada keyakinan pertama mereka mengatakan, saya telah diselamatkan, berada dalam bahaya mempercayai diri mereka sendiri. Mereka melupakan kelemahan mereka sendiri dan kebutuhan mereka akan kekuatan ilahi. Mereka tidak siap menghadapi tipu muslihat Setan, dan di bawah godaan sama seperti banyak orang, seperti Petrus, jatuh ke dalam dosa yang paling dalam. Kita diingatkan, “Barangsiapa mengira dirinya dapat berdiri, berhati-hatilah agar ia tidak terjatuh.” 1 Korintus 10:12. Satu-satunya keamanan kita adalah ketidakpercayaan terus-menerus pada diri sendiri, dan ketergantungan pada Kristus. KOL 155.2


Pertanyaan diskusi pasangan BRB : 

1. Apa Dosa yang tidak ada ada harapan dan tidak dapat disembuhkan? [par 1]

2. Diskusikan awal kejatuhan Petrus sampai Dia menyangkal Gurunya? [par 2] 

3. Apa yang menyesatkan banyak orang? [par 2]

4. Yang menyesatkan banyak orang tersebut membuat orang LUPA akan apa? [par 3]

5. Apa satu-satunya keamaanan kita? [par 3] 

Posting Komentar untuk "38 - Hal yang Paling Berbahaya Bagi Jiwa Manusia"